Apa Itu Curriculum Vitae?

 

Hai sobat profesional Masih ingat saat kamu memasukkan aplikasi untuk tujuan tertentu? Pernah mendaftarkan diri untuk mendapatkan beasiswa atau pernah memasukkan aplikasi untuk kepanitiaan di kampus atau sudah mulai mencoba memasuki karier dalam dunia kerja? Biasanya organisasi atau perusahaan akan meminta curriculum vitae (CV).

Apa sih CV itu sebetulnya? CV merupakan dokumen yang berisi serangkaian informasi yang cukup detail mengenai pendidikan dan pencapaian akademik, penelitian, publikasi, penghargaan, afiliasi, dan hal lain yang terkait. Secara lengkap CV  juga memuat ringkasan pengalaman, prestasi, keterampilan, maupun rekomendasi.

Kapan CV digunakan?

CV digunakan ketika memasukkan aplikasi untuk kepentingan akademik/pendidikan, penelitian, mendaftarkan diri untuk mendapatkan beasiswa. CV biasanya hanya berisi satu atau dua halaman saja karena hanya merupakan sinopsis yang lebih ringkas dibandingkan resume

Apa saja isi CV?

Ada banyak contoh, template, maupun form CV yang dapat digunakan secara mudah. Tak dapat dipungkiri bahwa untuk menggunakannya maka sebagai profesional kita perlu meneliti atau menetapkan tujuan penulisan CV. Oleh karena itu elemen dalam CV pun harus relevan untuk mendukung pencalonan diri kita dalam suatu bidang. Yuk, coba kita perhatikan untuk menunjukkan profesionalitas melalui CV kita. Sebuah CV hendaknya memuat informasi berikut :

1.       Informasi personal : CV hendaknya memuat kontak dan data personal kita sehingga memudahkan orang lain untuk mengakses diri kita melalui berbagai media. Hal yang perlu dihindari adalah informasi detail yang berlebihan, misalnya afiliasi keagamaan, nama orangtua, nama anak, dan hal lain yang tidak memiliki kaitan langsung dengan tujuan penulisan CV.

2.       Pendidikan dan kualifikasi : pastikan kita menyertakan informasi institusi dan waktu kita bergabung sebagai siswa. Misal Magister Psikologi Profesi Universitas Gadjah Mada

3.       Keterampilan : sediakanlah informasi mengenai keterampilan yang relevan dengan dibutuhkan pada jabatan maupun peran yang akan dijalankan. Misalnya keterampilan komputer, penggunaan bahasa asing, pelatihan berdasar kompetensi terkait, misalnya pelatihan analisis pemasaran, manajemen proyek, mengajar dan pelatihan tersertifikasi lainnya yang berkaitan.

4.       Publikasi : publikasi ini bisa mencakup mengenai hasil karya yang tela dipublikasikan maupun telah dipresentasikan. Piblikasi bisa berupa hasil penelitian,, desertasi, maupun penulisan lain terkait dengan kemampuan yang kita miliki.

5.       Informasi lain yang memperkuat, misalnya : pengalaman sebagai asisten, pengalaman kerja paruh waktu, volunteer, lisensi, kenaggotaan profesional, penghargaan, referensi

 

CV yang kita kirimkan sebagai aplikasi sebaiknya dibatasi, cukup dua hingga tiga lembar saja. Penulisan yang menggunakan poin-poin lebih memudahkan pembaca dibandingkan penjelasan yang berbentuk kalimat panjang. CV yang terlalu panjang membuat pembacanya kurang nyaman karena biasanya petugas untuk memilah CV hanya memiliki kesempatan paling lama satu menit untuk melihat CV. Selamat mencoba untuk menulis CV sobat. Semoga sukses dan bertumbuh menjadi profesional.

Comments

Popular posts from this blog

Dear Suami

Bagaimana Saya Harus Memilih Karir?